Narkoba

Senin, 31 Mei 2010

0 komentar


Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain "narkoba", istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif.

Semua istilah ini, baik "narkoba" atau napza, mengacu pada sekelompok zat yang umumnya mempunyai risiko kecanduan bagi penggunanya. Menurut pakar kesehatan narkoba sebenarnya adalah psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioparasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. Namun kini presepsi itu disalah gunakan akibat pemakaian yang telah di luar batas dosis.

Narkoba Di Kalangan Generasi Muda

0 komentar


Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda kian meningkat. Narkotika berasal dari 3 jenis tanaman, yakni : candu, ganja, coca.
Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda, dapat membahayakan keberlagsungan hidup bangsa ini di kemudia hari. Karena pemuda sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa, semakin hari semakin rapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf. Sehingga para pemuda tak dapat berfikir jernih. Akibatnya, generasi harapan bangsa yang tangguh dan cerdas hanya tinggal kenangan.
Diperkirakan usia sasaran narkoba adalah usia pelajar, yaitu berkisar 11-24 th. Hal ini mengidentifikasikan bahwa bahaya narkoba dapat mengincar anak-anak kapan saja.

Dampak Negatif Narkoba

Kamis, 27 Mei 2010

0 komentar


* HEROIN & OPIUM
Sangat mahal, harga sampai jutaan, jarang dipakai remaja, sakauw, habis pakai dan hasilnya sama dengan putauw.

* SAKAUW
Depresi berat, rasa lelah berlebihan, banyak tidur, mimpi bertambah, gugup, ansietas (gelisah), perasaan curiga. Denyut jantung cepat, euforia (rasa gembira berlebihan), rasa harga diri meningkat, banyak bicara, kewaspadaan meningkat, kejang-kejang, pupil mata melebar, tekanan darah meningkat, berkeringat / rasa dingin, mual / muntah, mudah berkelahi dan cepat tersinggung, gangguan kejiwaan, subarachonid (gangguan pada otak), thromboemboli (penyumbatan pembuluh darah), nystagmus horizontal (mata bergerak tak terkendali), distonia (kekakuan) otot leher. Aritmia jantung (gangguan irama jantung), luka hingga sekat rongga hidung, hilang nafsu makan, anemia, berat badan menurun.

Perangi Narkoba

Selasa, 25 Mei 2010

0 komentar


Saat ini penyalahgunaan narkoba di Indonesia sudah
sangat merajalela. Hal ini terlihat dengan makin banyaknya pengguna narkoba
dari semua kalangan dan peredaran narkoba yang terus meningkat. Namun yang
lebih memperihatinkan, penyalahgunaan narkoba saat ini justru banyak dari
kalangan remaja dan anak muda, yaitu para pelajar dan mahasiswa. Padahal mereka
merupakan generasi penerus bangsa yang nantinya akan menjadi pemimpin-peminpin
dinegeri tercinta ini. Apa jadinya negara ini dimasa yang akan datang, dengan
tantangan yang semakin berat dan persaingan yang begitu ketat, apabila generasi
penerusnya saat ini sudah merusak dirinya sendiri dengan menggunakan narkoba.

Dengan melihat kenyataan yang terjadi dan dampak negatifnya yang sangat besar
dimasa yang akan datang, maka semua elemen bangsa ini, seperti pemerintah,
aparat penegak hukum, institusi pendidikan, masyarakat dan lain sebagainya
untuk mulai dari sekarang melakukan gerakan perangi narkoba secara serius dan
terus menerus, baik dengan pendekatan preventif maupun represif, sehingga upaya
pencegahan dan penanggulangan narkoba ini dapat berjalan dengan efektif.

Tentang Saya

0 komentar
Nama : Cahya Wening Anindita
TTL : Purworejo, 24 Desember 1996
Jenis Kelamin : Perempuan
Asal sekolah : SMP N 1 Kaliwungu
Alamat Rumah : Perum. BPI Mangga 2 R.7 RT 01/13 Plantaran , Kaliwungu Selatan- Kendal 51372